Senin, 11 November 2013

5 Hal Pemicu Gagalnya Hubungan

bertengkar

Hubungan asmara berakhir karena banyak alasan.Kadang-kadang bukan karena perselingkuhan, tapi bisa juga akibat pasangan yangterus menerus mengeluh atau perbedaan yang tak dapat didamaikan.


Perpecahan pun bisa dipicu salah satu pasanganberpikir tak mendapat dukungan atau tak pernah didengarkan mitranya. Seiringwaktu, kepercayaan dan cinta mulai memudar, sehingga bila ada perilaku yang takmenyenangkan lebih mudah untuk mengakhiri sebuah hubungan.

Dr. Seth Meyers, seorang psikolog dan pembawaacara The Early Show mengatakan ada lima hal yang bisa merusak hubungan,seperti dikutip Betty Confidential:

1. ReaksiBerlebihan

"Ketika pasangan Anda mengatakan ataumelakukan sesuatu yang membuat Anda merasa marah, sedih atau tidak aman,cobalah untuk bereaksi tak berlebihan atau mendengarkan pasangan tanpamenginterupsinya," kata Dr Seth.

Dia menyarankan daripada bertengkar, luangkanwaktu untuk mendinginkan pikiran dan memikirkan apa yang terjadi. Lalu,bicarakan baik-baik mengenai hal itu.

2. Mengomel

Semua tahu, omelan bisa mengganggu pasangandan mendorong hubungan hingga ke batasnya. "Saat bertengkar denganpasangan, bersikap selalu menasehati seperti ibu dengan mengomel tidak akanmemperbaiki situasi dan membuat kalian lebih dekat. Itu hanya akan mendorongpasangan Anda makin jauh."

Dia menyarankan, bila Anda adalah seorang yangcerewet, perlu memperbaiki komunikasi dan cara berbicara Anda dengan pasangan.

3. Ketidakamanan

"Pria dan wanita keduanya menginginkanhal yang sama, seseorang percaya diri dan kuat, bukan seorang yang perludiyakinkan terus menerus seperti anak kecil," kata Dr Seth.

Dia mengatakan, tak ada satupun pasangan yangingin mengurusi pasangan layaknya mengurusi pasien. "Jika bersikap begitu,akan mendorong mereka menjauh dari Anda," kata Dr Seth.

Sebaliknya, ia menyarankan  agar keluar dari tempurung dan tulis daftaryang membuat Anda merasa tak aman, seperti masalah berat badan, khawatir hilangdaya tarik, dan carilah bantuan untuk mengatasinya bersama-sama. Anda bisaberkonsultasi pada ahli untuk mencari penyebab dan menghilangkan rasa tak aman.

4. TerlaluTergantung

Dr Seth mengatakan, sebaiknya kaji kembaliwaktu yang dihabiskan bersama pasangan. Kalian tak perlu menghabiskan waktuselalu bersama. Lakukan kegiatan Anda sendiri seperti ke pusat kebugaran, ataumengikuti aktivitas yang Anda senangi.

Jangan menjadikan pasangan sebagai"pusat" hidup. Anda takkan menjadi orang yang bebas dan malah membuatmereka jengah dan menjauh.

5. PerilakuKompulsif

Berbelanja berlebihan, penggunaan minumanberalkohol dan narkoba atau terlalu sering di luar akan membuat pasangan merasacemas dan memengaruhi stabilitas hubungan. Bila dia merasa tertekan, akanmembuatnya merasa lebih baik mengakhiri hubungan yang berpotensi membahayakannya.

Dr Seth menyarankan untuk segera mengatasiperilaku kompulsif. "Perilaku berlebihan harus dihentikan. Anda bisameminta pasangan untuk membantu Anda menghentikannya dalam beberapatahap," ujar Dr Seth.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar