Sabtu, 09 November 2013

Benarkah Hasrat Bercinta Wanita Tak Lebih Besar Daripada Pria ??

bercinta

Ada berbagai mitos seks yang beredar dan dipercayaoleh Anda dan pasangan. Padahal mitos tersebut belum tentu benar adanya,seperti mitos kalau nafsu seks wanita tidak lebih besar dari pria. Mitos ataumemang benarkah hal itu?


Dr. Barry Buffman seorang seksolog yang kerapmenangani kasus disfungsi seksual menjawab seputar mitos seks yang berkembangdi masyarakat. Buffman punya pengalaman 20 tahun sebagai dokter urologist danmenjabat sebagai direktur di Los Angeles Boston Medical Group. Berikut inipenjelasan Buffman seperti dikutip Ask Men:

Mitos 1: Nafsu seks pria lebih besar ketimbangwanita
Sejak dulu dipercaya, pria merupakan mesinseks yang tak kenal lelah. Mereka dianggap sebagai kaum yang identik denganperilaku seksual. Namun Buffman menjelaskan bahwa hal itu tak sepenuhnya benar.Wanita pun memiliki hasrat seksual yang sama dengan pria. Sebaliknya, pria jugabisa kehilangan hasrat seksualnya dengan alasan yang sama dengan wanita. Halyang menyebabkan hal itu terjadi di antaranya stres, keletihan, kurang percayadiri, dan sebagainya.

Mitos 2: Seks hebat didapat secara natural
Seringkali rasa cinta dan perasaan yang kuatdi antara pasangan dipercaya sebagai kunci dari seks yang hebat. Namun dengantegas Buffman menjelaskan, bahwa cinta saja tak cukup untuk mendapatkankepuasan seksual. Komunikasi adalah hal yang utama. Ia menyarankan parapasangan untuk saling jujur satu sama lain, mengenai apa yang diinginkan darikehidupan seksualnya. Dengan begitu, kehidupan seksual mereka akan semakinberkembang ke arah yang lebih baik.

Mitos 3: Ukuran pengaruhi kenikmatan
Ukuran alat genital seringkali disebut-sebutsebagai salah satu faktor yang mempengaruhi kenikmatan bercinta. Semakin besarMr. Happy seorang pria, kemampuannya untuk memuaskan pasangan pun semakinbesar. Begitu pula sebaliknya, semakin kencang otot vagina, maka kenikmatan punsemakin bertambah. Namun menurut Buffman, mitos itu tak selamanya benar. BagiBuffman, yang penting adalah bagaimana pasangan mengenali tubuhnya dengan baik,sehingga dapat memilih gaya bercinta apa yang paling tepat bagi mereka.

Mitos 4: Seks tak lagi penting di masa tua
Buffman mengutarakan bahwa mitos di atas jelassalah. Seks di usia senja memiliki efek yang positif. Seks juga merupakankegiatan yang penting di usia tua. Namun tentu saja kualitas serta kuantitasseks di usia senja tak sama saat Anda berada di usia produktif. Segalasesuatunya butuh penyesuaian. Buffman juga menyarankan para pasangan di usiasenja untuk berkonsultasi dulu pada ahlinya sebelum melakukan hubungan seksual.

Mitos 5: Ejakulasi dini hanya dialami parapemula
Mungkin Anda berpikir bahwa ejakulasi dinihanya terjadi pada pria yang baru menikah. Namun Buffman menyebutkan, ejakulasidini juga bisa terjadi pada pria yang telah menikah bertahun-tahun. Ejakulasidini bisa dipengaruhi oleh keadaan fisik juga psikis pria, bukan hanya jamterbang bercintanya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar