Bagi sebagian orang, pernikahan adalah sebuahimpian. Baik secara sadar atau tidak, mereka pun berusaha mati-matian untukmenemukan jodoh atau memaksakan diri agar segera menikah. Apakah Anda salahsatunya?
Menurut Dr. Phil --pakar hubungan yang seringtampil di acara talkshow Oprah-- banyak hal yang perlu dipetimbangkanmatang-matang sebelum akhirnya menikah. Oleh karena itu, Dr Phil menyarankanagar Anda memikirkan beberapa pertanyaan di bawah ini terlebih dulu.
1. Apakah yang menjadi fokus Anda sebenarnya?Apakah Anda terobsesi dengan fantasi tentang pesta pernikahan atau memang benaringin menikah? Jika Anda mendambakan 'pesta pernikahan yang sempurna',
ingatlah bahwa pernikahan ala dongeng tidakpernah ada. Segala hal bisa saja berubah menjadi tak sesuai harapan, walauacara sudah dipersiapkan dengan matang.
2. Apakah Anda sudah merencanakan detailpernikahan walau masih berstatus single? Dr Phil memperingatkan, jika Andaterlalu sibuk berandai-andai mengenai pesta pernikahan ala Cinderella ketimbang menjalani kehidupan nyata, jangan heran apabila sang pangeran tidakkunjung datang.
3. Perlu diketahui jika Anda terlalu putus asauntuk menikah, Anda secara tidak sadar mengirimkan sinyal yang membuat lawanjenis merasa ketakutan. Menurut Dr Phil, tujuh persen dari komunikasi adalahverbal sedangkan 93% lainnya non-verbal. Terlalu sering menyentuh ataumemberikan mimik wajah iri ketika melihat orang lain menikah, mungkin?
4. Apakah Anda berpikir bahwa menikah akanmelengkapi hidup? Hal tersebut adalah pikiran yang salah. Bukan menyarankanuntuk tidak menghargai pernikahan, tetapi Anda tidak dilahirkan untuk menjadi
'setengah' dan baru menjadi manusia seutuhnyajika sudah menikah.
5. Jika Anda sudah memiliki pasangan, apakahAnda sudah membahas segala hal mengenai kehidupan pernikahan dengannya? Mulaidari karir, pembagian kerja, uang, anak-anak, mertua dan bahkan tempat tinggal.Jika belum, bagaimana Anda bisa yakin bisa menggabungkan dua kehidupan yangberbeda?
6. Apakah Anda merasa tertekan secara sosialkarena belum menikah? Mungkin di lingkungan Anda, ada anggapan bahwa wanitayang belum menikah tidak bisa dianggap sebagai wanita dewasa. Ingatlah bahwa
pemikiran tersebut tidaklah benar, menikahbelum tentu membuat Anda menjadi orang dewasa.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar